Kanker Serviks

  • Obat Kanker

Bagi para wanita kata kanker serviks bukanlah hal yang asing lagi, kanker ini adalah salah satu jenis kanker yang hanya menyerang wanita bahkan bisa di katakan jika kanker serviks ini adalah pembunuh nomer satu wanita di dunia sebelum kanker payudara. Kanker serviks ini terjadi pada area serviks atau mulut rahim yang menghubungkan rahim dan juga vagina. Secara umum jwnis kanker ini bisa menyerang wanita pada usia apapun terutama pada usia 30-40 tahun yang mana pada usia-usia tersebut para wanita aktiv secara seksual, tapi untuk saat ini juga ada beberapa wanita yang berusia di bawah 25 tahun yang terserang kanker serviks. Kebanyakan para pasiean kanker yang terdeteksi sudah masuk dalam stadium lanjut, semua itu karena terkadang pada stadium awal tidak ada gejala yang serius. Dan hal itulah yang terkadang membuat para penderita kanker serviks meninggal karena telatnya penanganan pada tahap awal, padahal jika di tangani pada tahap awal dengan cepat seperti menggunakan obat kanker, atau pengobatan lainnya kanker ini memiliki 99% hasil untuk sembuh.

Menurut WHO Indonesia adalah negara yang masuk dalam golongan tinggi dalam kasus kanker serviks. Di setiap harinya di perkirakan 40-45 wanita masuk dalam kasus baru kanker serviks, dan 20-25 di antara selalu meregang nyawa. semua itu paling besar penyebabnya karena keterlambatan dalam penganganan. Untuk itu jika Anda wanita sudah sepatutnya bagi Anda harus tahu mengenai penyebab, dan juga gejala dari kanker serviks, agar bisa berhati-hati dan bisa mengetahui jika pada serviks anda ada hal yang aneh. Dan berikut ini adalah penyebab, gejala dan cara pengobatan kanker serviks.

Penyebab Utama Kanker Serviks

Pada dasarnya untuk saat ini ada banyak sekali obat kanker, yang memang memiliki banyak kandungan senyawa untuk membunuh sel kanker. Namun, bukan berarti dengan adanya obat kanker tersebut banyak orang yang bisa santai jika sudah divonis terserang kanker. Karena pada dasarnya lebih baik mencegah daripada mengobati salah satunya dengan mngetahui penyebabnya.

Setiap penyakit pasti selalu ada penyebabnya begitu juga dengan penyakit kanker serviks. kebanykan orang berpendapat jika kanker serviks adalah penyakit wanita yang di sebabkan karena seks bebas atau wanita yang selalu bergonta-ganti pasangan. Pendapat itu memang benar tapi tidak menjadi sebuah penyebab yang utama.

Dan penyebab utama dari kanker serviks adalah virus HPV [human popillomavirus] sebuah virus yang menjadi penyeab timbulnya kuti pada tangan, kaki serta juga pada alat kelamin, dan virus HPV ini sangat rentan di tularkan pada hubungan seks. Sedangkan viru HPV ini terbagi menjadi 2 yang slah satunya HPV berbahaya yang mengganggu sel-sel sehat pada area serviks menjadi sel yang abnormal sehingga memicu perumbuhan sel kanker pada leher rahim.

Gejala Kanker Serviks

Ada beberapa gejal umum yang di rasakan para penderita kanker serviks dan gejala yang paling menonjol adalah terjadinya pendarahan pada vagina setelah berhubungan intim serta juga terasa nyeri ketika dan sakit. Keputihan yang berbau sangat tidak sedap.

Pengobatan Kanker Serviks

Ada beberapa obat kanker yang di rasa mampu mengobati kanker, serta ada juga pengobatan yang dilakukan para medis seperti operasi dan juga radioterapi ang merupakan pengobatan pada tahap awal atau kanker serviks yang masih stadium awal. pada tahap awal operasi yang dilakukan hanya mengangkat tumor pada leher rahim, namun jika masih berlanjut rahim juga akan ikut di angkat.

Dan dalam tahap stadium lanjut para medis akan menganjurkan untuk melakukan kombinasi dari kemoterpai yaitu memasukkan obat kanker melalui aliran darah, dan juga radioterapi. Yang mana efek samping yang ditimbulkan dari ke2 kombinasi pengobatan ini mampu menimbulkan kemandulan dan juga monopouse dini.

Pencegahan Kanker Serviks

Jika Anda memiliki resiko mengidap kanker serviks, sebaiknya anda harus rutin melakukan pemeriksaan seperti screening atau lebih di kenal dengan pap smear atau tes smear. Tes untuk mendiagnosis kanker seviks. Yang berguna memeriksa sel-sel pada leher rahim dan mendeteksi ada atau tidaknya sel-sel abnormal yang memicu timbulkannya sel kanker seriks.